Laporan Hasil Observasi, Wawancara dan kuesioner
Masalah : Kejenuhan belajar dengan sistem E-leraning
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya dalam
melakukan wawancara dan observasi. Saya disini menggunakan dua teknik wawancara
yaitu wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur terhadap klien
saya. Dan disini saya juga melakukan observasi dengan menggunakan dua teknik
observasi yaitu observasi partisipan dan observasi non-partisipan.
Nah wawancara pertama saya lakukan pada haru rabu 15 April 2020,
ketika saya berolahraga lari-lari di pagi hari. Nah Kebetulan si klien ini juga
sedang berolahraga juga. Dan disitu si klien ini saya aja bergabung agar tidak
sendirian. Lalu saya gunakan kesempatan kali ini untuk wawancara tidak
terstruktur dengan si klien ini. Pada hari berikutnya kamis 16 April saya
lakukan wawancara secara terstruktur serta saya lakukan observasi partisipan
pada klien. Pada sore harinya saya lakukan observasi non-partisipan. Nah
berikut ulasan dari wawancara dan observasi yang telah saya lakukan.
Hasil
Wawancara (interview)
a.
Persamaan
dari hasil wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.
Dalam persamaan ini adalah jawab
klien dari pertanyaan yang saya lontarkan perihal pembelajaran dengan metode
online atau sering dikenal dengan sekolah online (e-learning).
b.
Perbedaan
dari wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.
Perbedaan
|
|
Wawancara
tidak terstruktur
|
Wawancara
terstruktur
|
Saya
mendatangi klien saya ini ketika ia sedang duduk di teras rumahnya dan saya
bertanya tentang kabar dia semenjak ada penerapan e-learning ini, klien saya
menjawab bahwa kabarnya baik-baik saja. Tetapi tanpa ia sadari dia sering
melamun, gelisah dan uring uringan sendiri.
|
Saya
melihat si klien ini gerak geriknya
tidak mengenakkan bagi dirinya. Dan saya bertanya pada dia. Kenpa dia seperti
ini. Disini klien saya mulai menjelaskan bahwa ia merasa jenuh dengan sistem
belajar e-learning.
|
Disini
saya bertanya mengenai mengapa ia sering melamun, gelisah dan ring uringan
tidak jelas, klien saya pun menjawab bahwa dia jenuh dan kangen sekolah kayak
biasanya.
|
Ketika
saya mengajukan pertanyaan kepadanya “apa yang membuat kamu merasa jenuh
dengan sistem belajar e-learning. Kemudian ia menjawab “eemm karena
pembelajaran dengan sistem e-learning itu banyak menyita waktu dan kurang
efektif.”
|
Klien
mengatakan bahwa dia mengerjakan tugas selalu mepet dengan deadline, dia juga
mengatakan bahwa dia kangen sama curut (temannya). Lalu si klien mengatakan
“ya tetapi saya harus tetap semangat belajar meskipun jenuhnya lebih banyak”
karena menurut dia sistem belajar ini membuatnya bosan dan tidak bisa cuci
mata.
|
Dan
si konseli ini menjelaskan bahwa dalam sistem e-learning ini kurang efektif
karena pada sistem ini membutuhkan sinyal yang bagus.
|
Penyebabnya
yang pertama, ketika pembelajaran berlangsung si klien ini sering terhalang
oleh jaringan pada sinyalnya. Sehingga dia sering ketinggalan pembahasan
materi yang disampaikan oleh gurunya.
|
|
Penyebab
yang kedua, si klien ini mengatakan bahwa ia tidak bisa berpendapat dengan leluasa
karena menurut dia, dia adalah orang yang berbicara langsung dengan bertatap
muka.
|
|
Penyebab
yang ketiga, klien menjelaskan bahwa banyak materi yang kurang ia pahami
serta banyaknya tugas yang diberikan sehingga tugas tersebut banyak yang
menumpuk dan sering dikejar deadline.
|
|
Lalu
klien saya menjelaskan dia harus tetap semangat menjalani pembelajaran model e-learning dengan memotivasi dirinya “selalu ingat
dengan orang tua, orang tua saya kerja keras masa saya tidak jadi orang yang
sukses (matanya berkaca-kaca)” ketika ia mulai jenuh ia menyelingi belajarnya
itu dengan menonton drama korea atau membaca novel.
|
|
.
Hasil
Observasi
a.
Persamaan
dari hasil observasi partisipan dan observasi non-partisipan
Saya
mendapatkan hasil observasi yang sama yaitu mengamati si klien ini ketika ia
belajar. Dan saya mendapati perilaku si klien ini ketika ia sudah jenuh ketika
ia belajar. Yang bertepatan dengan kebiasaan klien ini kalo belajar selalu
diteras rumahnya.
b.
Perbedaan
dari hasil observasi partisipan dan observasi non-partisipan
Perbedaan
|
|
Observasi
partisipan
|
Observasi
non-partisipan
|
Ketika
saya berkunjung di rumah klien saya.
Nah kebetulan ia sedang belajar, saya disitu menyaksikan sendiri betapa
sulitnya ia mencari sinyal serta banyaknya tugas yang menumpuk, sehingga
mengakibatkan dia selalu melembur tugasnya dan kurang beristirahat. Saya
disitu juga sempat membantu klien saya dalam mengerjakan tugasnya dan ketika
dia tidak tahu atau belum paham akan materi pada tugasnya dia bertanya pada
saya dan saya mencoba untuk membantu menjelaskan materi tersebut agar si
klien ini dapat memahaminya.
|
Dari
jauh saya melihat dan mengamati kegiatan klien sehari-harinya. Dari kejauhan
dia selalu menghadaap ke laptop dan disampingya terdapat buku-buku serta
sesekali ia menulis. Bukan itu juga di setiap pagi dia terlihat olahraga
lari-lari kecil setelah itu ia membantu orang tuanya untuk membereskan
rumahnya. Dan sesekali ia terlihat membaca novel. Tetapi disitu saya
mendapati klien saya terlihat jenuh dan kurang bersemangat.
|
Contoh
kuesioner
Kuesioner tentang minat
belajar siswa.
Keterangan :
1.
Selalu
= SL
2.
Sering = SR
3.
Kadang-kadang
=KD
4.
Jarang
= JR
5.
Idak
Pernah = TP
No
|
Pernyataan
|
Jawaban
|
|||||
SL
|
SR
|
KD
|
JR
|
TP
|
|||
a. Tekun Dalam Belajar
|
|||||||
1
|
Saya senang belajar
|
||||||
2
|
Saya malas
mengerjakan tugas sampai selesai
|
||||||
3
|
Saya suka menfotocopy
tugas dan catatan dari teman
|
||||||
4
|
Saya senang mengulang
pelajaran diwaktu senggang
|
||||||
5
|
Saya selalu menyelesaikan
tugas yang diberikan guru tepat waktu
|
||||||
b. Ulet dalam belajar
|
|||||||
6
|
Saya berusaha
menyelasikan tugas dengan baik meskipun sangat sulit
|
||||||
7
|
Saya merasa bosan
melihat guru menyampaikan pelajaran
didepan kelas
|
||||||
8
|
Saya suka bertanya
kepada guru apabila saya tidak mengerti
|
||||||
9
|
Saya tidak puas jika
belum mendapatkan nilai bagus pada mata pelajaran PKn
|
||||||
10
|
Saya tetap membaca
buku meskipun guru PKn belum datang ke kelas
|
||||||
c. Kemandirian dalam belajar
|
|||||||
11
|
Saya selalu berusaha
belajar denga giat meskipun tampa bimbingan guru
|
||||||
12
|
Saya mencoba
menyelesaikan semua tugas yang diberikan guru dengan baik
|
||||||
13
|
Saya belajar tidak
dengan satu buku pegangan saja
|
||||||
14
|
Saya belajar materi
PKn dari bahan yang diperoleh dari internet
|
||||||
15
|
Saya belajar tidak
tergantung kehadiran guru saja
|
||||||
d. Tidak Cepat Bosan Pada Tugas Rutin
|
|||||||
16
|
Saya bosan
melaksanakan tugas yang sama berulang kali
|
||||||
17
|
Apabila ada kesulitan
dalam mengerjakan soal-soal saya akan berusaha sekuat tenanga untuk
menyelasaikan tampa menyerah
|
||||||
18
|
Saya suka jika guru
memberikan tugas dengan metode yang berbeda dari sebelumnya
|
||||||
19
|
Saya meminta izin
keluar kelas jika guru memberikan tugas selama jam pelajaran
|
||||||
20
|
Saya selalu
bersemangat menyelesaikan soal-soal berulang-ulang kali
|
||||||
e. Dapat mempertahankan pendapatnya
|
|||||||
21
|
Saya tidak pernah
ragu menyampaikan pendapat saya ketika dalam diskusi kelas
|
||||||
22
|
Saya berusaha
menyampaikan pendapat saya meskipun itu berbeda dengan pendapat lain
|
||||||
23
|
Saya marah ketika
pendapat saya disalahkan oleh teman
|
||||||
24
|
Saya menjawab
pertanyaan guru sesuai dengan pendapat yang saya yakini
|
||||||
25
|
Saya mudah menerima
saran/pendapat dari teman
|
||||||
f. Keyakinan terhadap suatu hal
|
|||||||
26
|
Saya mudah
terpengaruh oleh jawaban teman ketika ujian
|
||||||
27
|
Saya membuat semua
tugas dengan benar sesuai dengan kemampuan saya sendiri
|
||||||
28
|
Saya yakin jawaban
yang saya berikan itu adalah benar
|
||||||
29
|
Saya selalu belajar
kepada teman sebelah karena saya yakin dia lebih bisa mengajarkan saya
|
||||||
30
|
Saya yakin kalau
rajin membaca buku-buku PKn bisa mengerti kasus-kasus yang terjadi saat ini
|
||||||
g. Senang mencari dan memecahkan soal-soal
|
|||||||
31
|
Saya sering membahas
soal-soal pelajaran bersama teman-teman
|
||||||
32
|
Saya sering
mendiskusikan permasalahan yang sedang terjadi yang berkaitan dengan PKn
bersama teman-teman
|
||||||
33
|
Saya suka pergi keperpustakaan
mencari buku dan mendiskusikannya
|
||||||
34
|
Saya memeriksa
kembali materi pelajaran yang telah dibuat sebelum dikumpulkan kepada guru
|
||||||
35
|
Saya merasa
tertantang untuk menyelesaikan soal-soal yang belum diajarkan oleh guru
|
||||||
Semoga bermanfaat dan terima kasih
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar