Rabu, 15 April 2020

Metode Penelitian Kuantitatif

Laporan Hasil Observasi, Wawancara dan kuesioner 

Masalah : Kejenuhan belajar dengan sistem E-leraning

Assalamualaikum Wr. Wb.
Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya dalam melakukan wawancara dan observasi. Saya disini menggunakan dua teknik wawancara yaitu wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur terhadap klien saya. Dan disini saya juga melakukan observasi dengan menggunakan dua teknik observasi yaitu observasi partisipan dan observasi  non-partisipan.
Nah wawancara pertama saya lakukan pada haru rabu 15 April 2020, ketika saya berolahraga lari-lari di pagi hari. Nah Kebetulan si klien ini juga sedang berolahraga juga. Dan disitu si klien ini saya aja bergabung agar tidak sendirian. Lalu saya gunakan kesempatan kali ini untuk wawancara tidak terstruktur dengan si klien ini. Pada hari berikutnya kamis 16 April saya lakukan wawancara secara terstruktur serta saya lakukan observasi partisipan pada klien. Pada sore harinya saya lakukan observasi non-partisipan. Nah berikut ulasan dari wawancara dan observasi yang telah saya lakukan.

   Hasil Wawancara (interview)
a.       Persamaan dari hasil wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.
Dalam persamaan ini adalah jawab klien dari pertanyaan yang saya lontarkan perihal pembelajaran dengan metode online atau sering dikenal dengan sekolah online (e-learning).
b.      Perbedaan dari wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur.

Perbedaan
Wawancara tidak terstruktur
Wawancara terstruktur
Saya mendatangi klien saya ini ketika ia sedang duduk di teras rumahnya dan saya bertanya tentang kabar dia semenjak ada penerapan e-learning ini, klien saya menjawab bahwa kabarnya baik-baik saja. Tetapi tanpa ia sadari dia sering melamun, gelisah dan uring uringan sendiri.
Saya melihat si klien ini  gerak geriknya tidak mengenakkan bagi dirinya. Dan saya bertanya pada dia. Kenpa dia seperti ini. Disini klien saya mulai menjelaskan bahwa ia merasa jenuh dengan sistem belajar e-learning.
Disini saya bertanya mengenai mengapa ia sering melamun, gelisah dan ring uringan tidak jelas, klien saya pun menjawab bahwa dia jenuh dan kangen sekolah kayak biasanya.
Ketika saya mengajukan pertanyaan kepadanya “apa yang membuat kamu merasa jenuh dengan sistem belajar e-learning. Kemudian ia menjawab “eemm karena pembelajaran dengan sistem e-learning itu banyak menyita waktu dan kurang efektif.”
Klien mengatakan bahwa dia mengerjakan tugas selalu mepet dengan deadline, dia juga mengatakan bahwa dia kangen sama curut (temannya). Lalu si klien mengatakan “ya tetapi saya harus tetap semangat belajar meskipun jenuhnya lebih banyak” karena menurut dia sistem belajar ini membuatnya bosan dan tidak bisa cuci mata.
Dan si konseli ini menjelaskan bahwa dalam sistem e-learning ini kurang efektif karena pada sistem ini membutuhkan sinyal yang bagus.

Penyebabnya yang pertama, ketika pembelajaran berlangsung si klien ini sering terhalang oleh jaringan pada sinyalnya. Sehingga dia sering ketinggalan pembahasan materi yang disampaikan oleh gurunya.

Penyebab yang kedua, si klien ini mengatakan bahwa ia tidak bisa berpendapat dengan leluasa karena menurut dia, dia adalah orang yang berbicara langsung dengan bertatap muka.

Penyebab yang ketiga, klien menjelaskan bahwa banyak materi yang kurang ia pahami serta banyaknya tugas yang diberikan sehingga tugas tersebut banyak yang menumpuk dan sering dikejar deadline.

Lalu klien saya menjelaskan dia harus tetap semangat menjalani pembelajaran model e-learning  dengan memotivasi dirinya “selalu ingat dengan orang tua, orang tua saya kerja keras masa saya tidak jadi orang yang sukses (matanya berkaca-kaca)” ketika ia mulai jenuh ia menyelingi belajarnya itu dengan menonton drama korea atau membaca novel.

.     Hasil Observasi
a.       Persamaan dari hasil observasi partisipan dan observasi non-partisipan
Saya mendapatkan hasil observasi yang sama yaitu mengamati si klien ini ketika ia belajar. Dan saya mendapati perilaku si klien ini ketika ia sudah jenuh ketika ia belajar. Yang bertepatan dengan kebiasaan klien ini kalo belajar selalu diteras rumahnya.
b.      Perbedaan dari hasil observasi partisipan dan observasi non-partisipan

Perbedaan
Observasi partisipan
Observasi non-partisipan
Ketika saya  berkunjung di rumah klien saya. Nah kebetulan ia sedang belajar, saya disitu menyaksikan sendiri betapa sulitnya ia mencari sinyal serta banyaknya tugas yang menumpuk, sehingga mengakibatkan dia selalu melembur tugasnya dan kurang beristirahat. Saya disitu juga sempat membantu klien saya dalam mengerjakan tugasnya dan ketika dia tidak tahu atau belum paham akan materi pada tugasnya dia bertanya pada saya dan saya mencoba untuk membantu menjelaskan materi tersebut agar si klien ini dapat memahaminya.
Dari jauh saya melihat dan mengamati kegiatan klien sehari-harinya. Dari kejauhan dia selalu menghadaap ke laptop dan disampingya terdapat buku-buku serta sesekali ia menulis. Bukan itu juga di setiap pagi dia terlihat olahraga lari-lari kecil setelah itu ia membantu orang tuanya untuk membereskan rumahnya. Dan sesekali ia terlihat membaca novel. Tetapi disitu saya mendapati klien saya terlihat jenuh dan kurang bersemangat.

     Contoh kuesioner 
Kuesioner  tentang minat belajar siswa.
Keterangan :
1.      Selalu = SL
2.      Sering  = SR
3.      Kadang-kadang =KD
4.      Jarang = JR
5.      Idak Pernah = TP
No
Pernyataan
Jawaban
SL
SR
KD
JR
TP
a.      Tekun Dalam Belajar
1
Saya senang belajar
2
Saya malas mengerjakan tugas  sampai selesai
3
Saya suka menfotocopy tugas dan catatan dari teman
4
Saya senang mengulang pelajaran diwaktu senggang
5
Saya selalu menyelesaikan tugas yang diberikan guru tepat waktu
b.      Ulet dalam belajar
6
Saya berusaha menyelasikan tugas dengan baik meskipun sangat sulit
7
Saya merasa bosan melihat guru menyampaikan pelajaran  didepan kelas

8
Saya suka bertanya kepada guru apabila saya tidak mengerti
9
Saya tidak puas jika belum mendapatkan nilai bagus pada mata pelajaran PKn
10
Saya tetap membaca buku meskipun guru PKn belum datang ke kelas
c.       Kemandirian dalam belajar
11
Saya selalu berusaha belajar denga giat meskipun tampa bimbingan guru
12
Saya mencoba menyelesaikan semua tugas yang diberikan guru dengan baik
13
Saya belajar tidak dengan satu buku pegangan saja
14
Saya belajar materi PKn dari bahan yang diperoleh dari internet
15
Saya belajar tidak tergantung kehadiran guru saja
d.      Tidak Cepat Bosan Pada Tugas Rutin
16
Saya bosan melaksanakan tugas yang sama berulang kali
17
Apabila ada kesulitan dalam mengerjakan soal-soal saya akan berusaha sekuat tenanga untuk menyelasaikan tampa menyerah
18
Saya suka jika guru memberikan tugas dengan metode yang berbeda dari sebelumnya
19
Saya meminta izin keluar kelas jika guru memberikan tugas selama jam pelajaran
20
Saya selalu bersemangat menyelesaikan soal-soal berulang-ulang kali
e.       Dapat mempertahankan pendapatnya
21
Saya tidak pernah ragu menyampaikan pendapat saya ketika dalam diskusi kelas
22
Saya berusaha menyampaikan pendapat saya meskipun itu berbeda dengan pendapat lain
23
Saya marah ketika pendapat saya disalahkan oleh teman
24
Saya menjawab pertanyaan guru sesuai dengan pendapat yang saya yakini
25
Saya mudah menerima saran/pendapat dari teman
f.       Keyakinan terhadap suatu hal
26
Saya mudah terpengaruh oleh jawaban teman ketika ujian
27
Saya membuat semua tugas dengan benar sesuai dengan kemampuan saya sendiri
28
Saya yakin jawaban yang saya berikan itu adalah benar
29
Saya selalu belajar kepada teman sebelah karena saya yakin  dia lebih bisa mengajarkan saya
30
Saya yakin kalau rajin membaca buku-buku PKn bisa mengerti kasus-kasus yang terjadi saat ini
g.      Senang mencari dan memecahkan soal-soal
31
Saya sering membahas soal-soal pelajaran bersama teman-teman
32
Saya sering mendiskusikan permasalahan yang sedang terjadi yang berkaitan dengan PKn bersama teman-teman
33
Saya suka pergi keperpustakaan mencari buku dan mendiskusikannya
34
Saya memeriksa kembali materi pelajaran yang telah dibuat sebelum dikumpulkan kepada guru
35
Saya merasa tertantang untuk menyelesaikan soal-soal yang belum diajarkan oleh guru

Semoga bermanfaat dan terima kasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar